Siang ini, 26/10/16, Fahmina kedatangan rombongan tamu (10 orang) dari Belanda. Mereka ingin berdialog tentang Islam dan Gender, Pluralisme dan Demokrasi, serta melihat kerja-kerja Fahmina. Mereka telah mendengar nama lembaga ini. Mereka juga akan mengunjungi pesantren Kempek dan Kebon Jambu Babakan Ciwaringin, untuk melihat kehidupan sehari-hari dan berdialog dengan para santri, putra dan putri.

Aku menyampaikan : ISLAM bermakna: damai, keselamatan, aman, sehat dan ketulusan. Ini disebut dlm kitab suci al-Quran. Maka Islam agama anti kekerasan, bukan agama perang, mengharamkan hate speech, cacimaki, kekasaran, kesombongan, dendam dan kecongkakan.

Keyakinan dasar Islam adalah Tauhid. Ia bermakna “hanya ada satu Tuhan. Penguasa semesta Yang Maha Agung”. Di hadapan Dia semua manusia sama/setara. Tuhan tidak menilai baik-buruk manusia dari performanya, bajunya dan lain-lain, melainkan hati dan tindakannya.

Tuhan menghormati manusia, sebagai manusia, tak peduli latarbelakang sosial, agama, gender, politik, kebangsaan, etnisitasnya dll.

Salah seorang menyergah : “bagaimana terhadap orang yang tidak percaya kepada Tuhan?”. Aku bilang : kepercayaan itu urusan dirinya dengan Tuhan. Ia tersembunyi di sudut hati yang paling dalam. Tak ada seorang pun yang melihat/mengetahuinya. Tetapi selama dia manusia, dia harus dihormati, kecuali jika dia melanggar hukum.

Lalu aku mengakhiri dengan menyampaikan 5 kata-kata sakti :

1Cintailah semua orang, niscaya kau selalu berada di antara bunga mawar dan taman surgawi.

احب كل انسان تكون داءما بين الورد والرياض

2Perlakukan orang lain sebagaimana kau ingin diperlakukan

عا مل الناس بما تحب ان يعاملوك

3Cinta dua orang yang mencinta tak sempurna sampai masing-masing mengatakan “kau adalah aku”.

لا تكمل المحبة بين اثنين حتى يقول كل للاخر : انت انا

4Tujuan kita satu/sama : kebahagiaan. Tetapi jalan kita berbeda-beda.

المقصود واحد وهو السعادة والطريق مختلفة

5Orang yang pikirannya meningkat dan makin luas, dia tidak mudah menyalahkan orang

كلما زاد واتسع فكر الرجل قل انكاره للناس

Aku melihat, mereka mencatat kata-kata sakti itu. Wajah mereka ceria, bibir mereka mengembang senyum.

How you feel for this post?
Share your vote!
1
0
0
0
0
0
0
0
0